Senin, 11 Mei 2009

TAHUN ASTRONOMI INTERNASIONAL 2009


Penerbitan Prangko Istimewa Seri Tahun Astronomi Internasional 2009
02 Mei 2009

Tanggal 20 Desember 2007, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melalui Sidang Majelis Umum ke-62 secara resmi mendeklarasikan tahun 2009 sebagai Tahun Astronomi Internasional – International Year of Astronomy (IYA 2009). Hal ini ditujukan untuk memperingati 400 tahun penggunaan teleskop untuk pertama kalinya bagi keperluan astronomi oleh Galileo Galilei. Resolusi ini merupakan prakarsa dari International Astronomical Union (IAU) dan UNESCO, dan diajukan ke PBB oleh Italia sebagai negara asal Galileo Galilei.

Tahun Astronomi Internasional 2009 telah dibuka secara resmi di Markas Besar UNESCO di Paris tanggal 15-16 Januari 2009 yang lalu, dihadiri oleh wakil - wakil negara termasuk Indonesia. Delegasi Indonesia juga turut aktif menghadiri semua sidang – sidang yang berkaitan dengan topik tersebut. Saat ini terdapat 137 negara yang telah menyatakan turut serta merayakan IYA 2009.

Berdasarkan hal tersebut di atas, Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi pada tanggal 2 Mei 2009, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, menerbitkan prangko istimewa seri “Tahun Astronomi Internasional 2009”. Seri ini terdiri dari 3 buah prangko dengan nominal masing-masing Rp 2.500.
Penerbitan prangko yang terkait dengan tema astronomi di Indonesia sebelumnya telah dilakukan beberapa kali yaitu:

a. Tanggal 20 September 1968, Observatorium Bosscha (40 years Lembang Bosscha Observatory)
b. Tanggal 29 Juli 1972, Cosmos
c. Tanggal 15 Februari 1973, Seabad Meteorologi
d. Tanggal 11 Juni 1983, Gerhana Matahari Total
e. Tanggal 1 Januari 2001, Tata Surya (Solar System) - Seri 1
f. Tanggal 7 Juni 2003, Tata Surya (Solar System) - Seri 2

Prangko seri “Tahun Astronomi Internasional 2009” ini menampilkan 3 (tiga) objek yaitu : Teleskop Galileo, Logo IYA 2009, dan Profil Galileo Galilei.
Prangko dicetak sebanyak 300.000 set atau 900.000 keping. Harga per set prangko adalah Rp 7.500,-.

Selain prangko, juga akan diterbitkan Souvenir Sheet (SS) dengan jumlah cetak sebanyak 30.000 sheet dengan nominal Rp 15.000,00 per sheet. SS memiliki spesifikasi khusus berupa hologram berbentuk bintang yang tersebar di seluruh permukaan SS.

Pada saat yang sama juga akan diterbitkan Sampul Hari Pertama (SHP) dan Sampul Hari Pertama Souvenir Sheet (SHP-SS). Kedua jenis SHP dicetak masing-masing sebanyak 5.000 buah dengan harga Rp 9.500,- per buah dan Rp 17.000,- per buah.

Penerbitan seri “Tahun Astronomi Internasional 2009” ini diharapkan akan memberikan gairah baru bagi komunitas filatelis. Sebagaimana penerbitan lainnya, penerbitan prangko ini pun diharapkan bisa memberikan nilai edukasi, dalam hal ini memperkenalkan dunia astronomi kepada masyarakat luas dan sekaligus mengajak masyarakat untuk menggemari hobi mengumpulkan prangko.
Agar masyarakat luas bisa lebih menambah wawasan tentang astronomi, peluncuran prangko seri ini dilaksanakan di Observatorium Bosscha, Lembang, Bandung. Hal ini sesuai dengan misi Observatorium Bosscha untuk lebih menyebarkan pengetahuan tentang astronomi sebagai salah satu kegiatan dalam “International Year Of Astronomi 2009”.

SAMPUL PERINGATAN ADB Annual Meeting ke-42 di Bali


POS INDONESIA DI KONGRES ASIAN DEVELOPMENT BANK, Nusa Dua Bali, 02-05 Mei 2009

Lebih dari dua setengah abad pengalaman Pos Indonesia dalam menggeluti business mail, logistic and financial services, sudah banyak cerita sukses Pos Indonesia dalam mendukung program pemerintah diantaranya terkait dengan pengentasan kemiskinan seperti program Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Keluarga Harapan (PKH), distribusi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan lain-lain.


Keikutsertaan Pos Indonesia selaku anggota Universal Postal Union (UPU) pada acara 42nd Annual Meeting Asian Development Bank (ADB) 2 - 5 Mei 2009 di Bali International Convention Center, Nusa Dua Bali, jelas disebabkan oleh peran Pos Indonesia dalam keterkaitan erat dengan misi ADB serta turut melengkapi karya dan citra Bangsa Indonesia dimata internasional.


Pada event 2-5 Mei 2009, Pos Indonesia menampilkan layanan pos meliputi layanan mail. Logistic, and financial services sesuai kebutuhan para peserta sidang. Produk lain seperti penjualan prangko, benda-benda pos, benda-benda filateli dan layanan prangko Prisma serta informasi lain berupa company profile, kode pos, tarif pos dan jaringan pos turut melengkapi.
Khusus layanan prangko Prisma, ternyata prangko dengan identitas milik Anda sangat diminati oleh para peserta pameran. Ini terbukti dengan cukup larisnya prangko Prisma tersebut dibeli oleh para
pengunjung.


Sebagai penghargaan kepada 67 delegasi Asia, Pos Indonesia berinovasi menyuguhkan special contribution yang unik dan pribadi yakni meluncurkan Sampul Peringatan seri " 42nd Annual Meeting ADB". Sampul peringatan ini ditandatangani oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (04/05) di Bali International Convention Center, disaksikan Menkominfo Muhammad Nuh, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Presiden ADB Haruhiko Kuroda dan Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika.


Special contribution lain untuk mendukung pencitraan pada acara tersebut, Pos Indonesia juga membuat desain icon atau cindera mata "Welcome Stamp" sebagai hadiah dari penyelenggara yakni Departemen Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) kepada Head of Delegation dari 67 Negara.

Selasa, 21 April 2009

KUNJUNGI PAMERAN ASTROFILATELI 2009












Pameran Astrofilateli 2009 di
Observatorium Bosscha, Lembang, 2 Mei 2009
Kunjungi Pameran Koleksi Astrophilately 2009 yang diselenggarakan oleh PT Pos Indonesia bekerjasama dengan Klub Astrofilateli Nasional pada tgl 2 Mei 2009 Pk. 13.00-21.00 WIB bertempat di Observatorium Bosscha, Lembang, Kab. Bandung Barat. Pameran Astrofilateli 2009 diselenggarakan bersamaan dengan Launching Prangko Tahun Astronomi Internasional 2009 yang rencananya akan dihadiri oleh Menteri Perhubungan, Menteri Riset dan Teknologi dan Rektor ITB. Acara juga akan dimeriahkan dengan ceramah Astrofilateli. Pada tgl 2 Mei 2009, PT Pos Indonesia / Ditjen Postel RI akan menerbitkan prangko seri Tahun Astronomi Internasional 2009 yang terdiri dari 3 coupure / desain bernominal @Rp 2500,-. Desain yang dipakai ialah masing-masing Teleskop Galileo, Logo Tahun Astronomi Internasional 2009 dan Astronom terkenal Galileo Galilei. Selain diterbitkan pula Souvenir Sheet yang terdiri dari 3 keping desain tadi namun masing-masing bernominal @Rp 5000,- sehingga harja jualnya Rp 15.000,-. Menyertai itu diterbitkan pula Sampul Hari Pertama dan SHP SS. Pada saat matahari mulai terbenam, para pengunjung dapat turut mencoba melihat angkasa luar menggunakan teleskop2 yang ada di area Observatorium Bosscha. Dalam kesempatan ini juga Klub Astrofilatelis Nasional akan menerbitkan Sampul Peringatan khusus Tahun Astronomi Internasional 2009 yang diterbitkan secara tercatas.. Ayo hadiri kesempatan langka dan gratis namun atraktif ini !

Selasa, 14 April 2009

























FOTO FOTO DARI ARENA

PAMERAN FILATELI DUNIA

CHINA 2009

Luoyang - Henan, 10-16/4/2009
(Klik untuk memperbesar image)


























Minggu, 05 April 2009

KALENDER FILATELI 2009

KALENDER FILATELI 2009
Telah terbit kalender Filateli 2009 edisi PT Pos Indoensia. Para pelanggan benda filateli bisa mendapatkan kalender meja yang memuat 12 bulan tahun 2009 lengkap dengan tanggal libur nasional dan tanggal rencana terbit prangko tahun 2009 yang telah direvisi ini di Loket Filateli di kota kota besar yang ada Unit Filatelinya secara gratis. Anehnya kalender filateli ini selalu saja tiap tahun baru diedarkan pada bulan ke-3 (Maret) jadi sebenarnya sangat terlambat.

Adapun daftar lengkap PENERBITAN & RENCANA TERBIT benda filateli Indonesia tahun 2009 selengkapnya ialah :

JANUARI 2009 -


.... - Kartupos wisata Bali (8 desain: Nusa Dua, Pura Besakih, Tari Legong, Dreamland) - Gratis di Bali
10 - Penerbitan prangko Imlek / Shio Kerbau (Prangko 3 x 2000 ; SS 10000 ; SHP 8000 ; SHP SS 12000 ; resentation Pack 30000)
16 - Sampul Peringatan HUT 55th Kolose St Yusup - Malang (Rp 15000,-)26 - Penerbitan Sampul Peringatan Gerhana Matahari Cincin 2009 di Hari Imlek (by Klub Astrofilateli Nasional ) .

FEBRUARI 2009

26 - Prangko Prisma "Momen nerharga dalam kehidupan (Pernikahan, Kelahiran, Wisuda, Ulang Tahun, Keagamaan) 4 mcm @ 20000

MARET 2009

02 - Penerbitan prangko 50thn Istitut Teknologi Bandung (Prangko 4 x Rp 1500; SHP 8000, Kemasan Rp 45000) 05 - Penerbitan prangko PEMILU 2009 (Prangko 4x1500 ; SHP 8000; Fullsheet 30000)
18 - Preserve Polar Regions & Glacier (Souvenir sheet redesign 2007 Rp 5000 ; SHP SS Rp 7000)
18 - Prangko Ceko seri Tamayana Bali (Nominal 25 Kc)
29 - Peluncuran Sampul Peringatan PFI Jejak Pak Harto di atas Prangko @ Rp 5000

APRIL 2009

10 Penerbitan SS China 2009 (Nominal Rp 10000 + SP SS Rp 12.000)

... - Penerbitan Sampul Peringatan 60 tahun UGM (Universitas Gajah Mada) Yogyakarta, seri 2009-01

MEI 2009

02 - Penerbitan Prangko Tahun Internasional Astronomi 2009 (Launching di Observatorium Bosscha, Lembang Pk. 15.00-21.00) Prangko 3x@2500, SS @15000, SHP 9500, SHP SS 17000

02 - Penerbitan Sampul Peringatan Tahun Internasional Astronomi 2009 (by Klub Astrofilateli Nasional 2009)

04 - Penerbitan Sampul Peringatan Konferensi Asian Development Bank (ADB) di Bali (seri 2009-02)
11 - Penerbitan prangko World Ocean Conference 2009 di Manado (signed by Presiden RI) Prangko 4x2500, Fullsheet 50000, SS 5000, SHP 12000, SHP SS 7000, Kemasan ?

21 - Penerbitan Kartupos Festival Malang Tempo Soeloe 2009 (by Kantor Pos Malang)

JUNI 2009

05 - Penerbitan prangko Peduli Lingkungan 2009 (Juara lomba desain prangko Ditjel Postel (3 x @1500, SS 5000, SHP 6500, SHP SS 7000)

10 Penerbitan prangko "Jembatan Surabaya - Madura / Suramadu" Prangko 3x1500, SS terpanjang 10000, SHP 6500, SHP SS 12000

15 - Sampul peringatan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara, Sumedang 15-20 Juni 2009 Rp 5000

27 - Sampul peringatan Temu pakar dan Saresehan Perdalangan indonesia, Sidoarjo, 27 Juni 2009 rp 5000

. - Penerbitan prangko bersama JIS Indonesia - Iran (ditunda lagi)

29 - Penerbitan Prangko Definitif seri "Pos Indonesia 2009" (Logo baru PT Pos Indonesia) -ditunda

JULI 2009

06 - Penerbitan prangko Masakan Tradisional (seri ke-6) 6 x 1500
15 - Penerbitan prangko Burung di Indonesia 6 x 2500, Fullsheet 3 x 24000, SHP(2) 10000
23 - Penerbitan prangko Hari Anak Nasional 4 x 1500, SHP 8000
30 - Penerbitan Souvenir Sheet Philakorea 2009 di Seoul
SS

AGUSTUS 2009

12 - Penerbitan prangko bersama JIS Indonesia - Afrika Selatan
17 - Penerbitan prangko Lambang Propinsi #2 (11 v)

SEPTEMBER 2009

09 - Penerbitan sampul waktu istimewa 09-09-09 (by Klub Astrofilateli Nasional)

OKTOBER 2009

28 - Penerbitan prangko bersama JIS Indonesia - Singapura

.... - Penerbitan S/S Pameran Nasional Filateli PANFILA 2009 Jakarta

NOVEMBER 2009

05 - Penerbitan prangko Flora dan Fauna identitas daerah #2 (11 v)

TENTATIVE
,,,, - Penerbitan Prangko Prisma "Super Heroes"

Selasa, 31 Maret 2009

Ceko luncurkan prangko Ramayana - Bali

Ceko Luncurkan Perangko Ramayana Indonesia

Dinas Pos Ceko mencetak dan merilis perangko nasional bergambar Ramayana versi Bali, Indonesia. Perangko ini diedarkan mulai 18/3/2009 dengan harga 24 Kc (Kron Ceko).Resepsi peluncuran perangko bernuasana Indonesia tersebut telah berlangsung di Istana Zbraslav, Praha, pada Jumat (20/3/2009). Duta Besar RI Salim Said dalam resepsi tersebut diwakili oleh Korfungsi Pensosbudpar Azis Nurwahyudi. "Melalui perangko dapat diperkenalkan budaya Indonesia untuk mempererat hubungan kedua bangsa dan meningkatkan people to people contact," ujar Azis dalam sambutannya.Menurut Azis, perangko seri gambar Ramayana tersebut akan semakin menambah informasi warga Ceko mengenai kebudayaan Indonesia.Dalam resepsi peluncuran perangko Ramayana itu KBRI Praha menampilkan gamelan Bali yang dimainkan oleh Vaclac Trojan, mantan penerima Beasiswa Darmasiswa, dengan mengalunkan lagu Tulang Landung dan Cecak Bergelut. Iringan gamelan Bali ini menghadirkan atmosfer Bali semakin kuat terasa. Sementara itu Direktur Museum Kebudayaan Ceko bidang Asia, Afrika dan Amerika Dr. Blanka Ramesova menjelaskan dalam bahasa Ceko kepada para tamu undangan yang memenuhi istana mengenai makna gambar sebagai bagian dari lakon cerita Ramayana yang populer di Indonesia. Peluncuran perangko Ramayanan ini disambut gembira oleh Ketua Perkumpulan Filateli Ceko, Karel Machacek. Perangko bermotif kebudayaan Indonesia ini melengkapi edisi lainnya dengan latarbelakang budaya Cina, yang tahun ini juga dicetak dengan harga edar 18 Kc. Sebelumnya di 2007, Republik Ceko juga telah mencetak dan mengedarkan perangko bergambar kebudayaan dari India dan Jepang.
PERUBAHAN RENCANA JOINT ISSUE STAMPS TAHUN 2009
Semula prangko Ramayana Bali ini akan dijadikan Joint Issue Stamps (JIS) dengan penerbitan Indoensia sesuai jadwal rencana terbit tahun 2009. Karena bersifat pertukaran budaya antar bangsa maka diurus oleh pihak Ditjen Postel, dikarenakan usulan desain yang sudah diajukan pihak Post Ceko lamban ditangani pihak Ditjen Postel, maka rencana Joint Issue (Penerbitan bersama) dengan pihak Ceko tahun 2009 ini dibatalkan. Kejadian yang sama juga JIS dengan pihak Belanda tahun 2009 ini ditiadakan, sedangkan dengan Singfapura justru menjadi penggantinya dan akan diluncurkan pada tgl 28 Oktober 2009 bertepatan dengan peringatan Sumpah pemuda. Sedangkan JIS dengan Afrika Selatan yang semula direncanakan pada bulan Februari 2009 diundurkan ke 12 Agustus 2009

Senin, 30 Maret 2009

Jejak Pak Harto di atas Prangko


Peluncuran Buku "Jejak Pak Harto di Atas Prangko
30 Maret 2009

PELUNCURAN BUKU "JEJAK PAK HARTO DI ATAS PRANGKO"

Merangkai Sejarah Pak Harto Lewat Prangko

Prangko merupakan salah satu benda yang sangat akrab dalam kegiatan komunikasi bangsa Indonesia, khususnya pada masa setelah Indonesia merdeka hingga menjelang akhir milenium kedua. Prangko sebagai bukti bea pengiriman surat merupakan tulang punggung komunikasi antar insan secara universal. Khususnya di Indonesia, ketika teknologi telematika belum berkembang, berkirim surat antarindividu adalah aktivitas komunikasi yang marak dilakukan sebagian penduduk Indonesia.
Selain sebagai alat pelunasan biaya pengiriman surat, prangko juga sebagai alat pencatat perjalanan sejarah perjalanan bangsa. Suatu yang bisa dijadikan sebagai bahan renungan, penambah wawasan, wahana pendidikan, bahkan sarana rekreasi yang sehat dan mencerdaskan.
Dalam sambutannya pada acara peluncuran buku "Jejak Pak Harto Di Atas Prangko" Minggu 29 Maret 2009, bertempat di Sasono Mulyo Ballroom, Hotel Le Meridien, Jakarta, Hj. Siti Hardijanti Rukmana menyampaikan bahwa ada dua hal utama yang menjadi pertimbangan mendasar mengapa beliau begitu antusias menerbitkan buku ini, pertama buku ini memberikan informasi yang ringkas tentang tonggak-tonggak pembangunan yang Pak Harto pancangkan di berbagai bidang yang terdokumentasi secara nyata dalam bentuk prangko. Kedua, prangko merupakan salah satu benda yang sangat akrab dalam kegiatan komunikasi bangsa Indonesia khususnya pada masa setelah Indonesia merdeka hingga menjelang akhir milenium kedua.
Tak dapat dipungkiri, dalam kerangka inilah Pak Harto memiliki andil yang besar terhadap pemeranan prangko sebagai sarana perposan maupun media komunikasi pembangunan yang berharga. Sebaliknya, prangko juga banyak merekam langkah-langkah yang ditempuh Pak Harto dalam menggerakkan pembangunan bangsa. Dalam kerangka itulah, pihak keluarga menyambut baik usaha mendokumentasikan peran dan kiprah Pak Harto, sebagaimana terekam di atas prangko dalam suatu buku. Buku yang ditulis oleh Mahpudi dan diterbitkan oleh Yayasan Harapan Kita menjadi bukti keeratan hubungan prangko dengan Pak Harto. Melalui prangko, penulis berhasil menghimpun banyak peristiwa
Prangko, benda mungil bergerigi dan tipis tersebut, memiliki hubungan yang sangat erat dengan Pak Harto. Melalui prangko berhasil dihimpun banyak peristiwa penting dan bersejarah bagi Bangsa Indonesia selama Pak Harto memerintah. "Di bawah permukaan, tersimpan gunung es berupa informasi yang menunjukkan bagaimana prangko merekam dan mendokumentasikan dengan komprehensif pemikiran, gerak, langkah bahkan prestasi yang dicapai oleh pemerintah Orde Baru dengan Pak Harto sebagai Presidennya," tutur Mahpudi, pada sambutannya.
Pada acara peluncuran buku tersebut hadir pula para mantan petinggi pada jaman Pak Harto berkuasa, dan para tetamu dari keluarga Cendana, seperti Probo Sutedjo, Moerdiono, dan Sudwikatmono beserta Ibu.
Peluncuran buku dilakukan bertepatan dengan Peringatan Hari Filateli ke-87 pada tanggal 29 Maret 2009. Menurut Mbak Tutut, Pak Harto memang memanfaatkan semua media komunikasi yang ada untuk bisa memastikan rakyat mengerti, memahami, bersikap positif, dan mendukung serta berpartisipasi dalam program-program pembangunan yang dikelolanya. Sebab itu, kita mengenal Prangko Pelita yang banyak menggambarkan aktivitas dan menggambarkan pesan-pesan pembangunan.
Untuk lebih memaknai peluncuran buku "Jejak Pak Harto di Atas Prangko", PFI juga menerbitkan Sampul Peringatannya. Mbak Tutut, membubuhkan tandatangannya pada Sampul Peringatan selaku Ketua Umum Yayasan Harapan Kita, serta selaku penerbit buku tersebut bersama dengan Basuki Yusuf Iskandar yang mewakil Menteri Kominfo.
Sampul Peringatan bernomer Reg. 258 dicetak oleh PFI, sebanyak 1.000 lembar saja dengan harga nominal @ Rp 5.000,-. Bisa didapatkan di Kantor Filateli Jakarta, Jl. Gedung Kesenian No. 2 Jakarta 10710.
Ada pepatah mengatakan; Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, dan bila seorang "besar" mangkat akan meninggalkan nama serta jasa-jasa yang patut dikenang.